Waspada! Infeksi Gigi Ternyata Bisa Memicu Penyakit Stroke

Waspada! Infeksi Gigi Ternyata Bisa Memicu Penyakit Stroke,- www.obatinfeksi.info - Sakit gigi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia. Meskipun telah menyikat gigi 2 kali sehari, namun tidak sedikit orang yang sering merasakan nyeri di gigi. Hal ini disebabkan karena hanya sebagian kecil dari masyarakat yang menyikat gigi sesuai dengan yang direkomendasikan, yaitu menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur. 

Walaupun begitu, masih banyak masyarakat yang menyepelekan sakit gigi, terlebih lagi jika gejalanya hanya sensasi nyut-nyutan dan bengkak. Padahal, selain bisa membuat kesulitan saat berbicara dan mengunyah makanan, sakit gigi pada dasarnya juga bisa memengaruhi kesehatan secara menyeluruh, termasuk bisa memicu penyakit stroke.


Berbagai masalah gigi umumnya diawali dengan penyakit gisu, yang disebabkan oleh plak di gigi yang tidak pernah dibersihkan. Lambat laun, plak tersebut akan berkembang jadi karang gigi, hingga akhirnya terjadi peradangan gusi.

Ketika gusi meradang, timbullah jalan masuk kuman ke dalam tubuh manusia. Bakteri yang membawa berbagai jenis penyakit tersebut pada akhirnya masuk ke pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan hingga kemudian memicu stroke. 

Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, penderita sakit gusi yang berusia 25-51 tahun dapat meningkatkan risiko sakit stroke hingga 50%. Salah satu penelitian dari Jerman yang dipublikasikan di jurnal Stroke melaporkan bahwa orang yang mengidap penyakit gusi lebih rentan terhadap stroke iskemik, yaitu jenis stroke yang terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke area otak terhalang oleh bekuan darah. Stroke iskemik bertanggunghawa atas 87% dari total kasus stroke yang terjadi.

Akan tetapi, perlu diketahui, infeksi tidak begitu saja bisa menyebabkan infeksi. Infeksi tidak berdiri sendiri menyebabkan stroke. Tetapi infeksi ini hanya menjadi pemicu.

Baca juga :
Infeksi kronik hanya akan memicu stroke jika pembuluh darah sebelumnya sudah mengalami aterosklerosis (penebalan dan penyempitan). Harus dicatat, jika seseorang mengalami infeksi, bukan berarti ia berisiko tinggi terkena serangan stroke. 

Infeksi bisa memicu timbulnya stroke jika memang terdapat faktor risikonya, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, tinggi lemak, merokok, obesitas, dan kurang olahraga.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa lewat gusi dan plak bisa masuk segala jenis bakteri dan saat gusi meradang, kuman pun akan masuk ke aliran darah dan menyebabkan penyakit stroke, jantung, dan lainnya. Kondsii ini bahkan bisa meningkatkan risiko kelahiran bayi prematu pada ibu hamil yang mengidap sakit gusi dan penyakit diabaetes. 

Mengingat begitu berbahayanya dampak yang ditimbulkan, maka mulai saat ini jangan pernah mengabaikan infeksi gigi. Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa merawat gigi dengan beberapa cara sederhana berikut :
  • Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari, yaitu pada saat bangun di pagi hari dan sebelum tidur, dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Tidak menyikat gigi terlalu keras, hal ini bisa menyebabkan gusi robek dan mengikis lapisan enamel gigi yang relatif tipis. Akibatnya, gigi jadi lebih sensitif.
  • Lakukan flossing dengan benang setidaknya sekali sehari.
  • Batasi konsumsi makanan manis.
  • Rajinlah memeriksakan kesehatan gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Semoga bermanfaat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waspada! Infeksi Gigi Ternyata Bisa Memicu Penyakit Stroke "

Posting Komentar