Memahami Infeksi Bakteri Berbahaya PANDA's Syndrome pada Anak

Memahami Infeksi Bakteri Berbahaya PANDA's Syndrome pada Anak,- www.obatinfeksi.info - Bakteri merupakan salah satu organisme mikroskopik yang bisa ditemukan dihampir semua tempat, baik di tanah, air, udara, serta dalam simbiosis dengan organisme lain ataupun sebagai agen parasit (patogen). Seperti yang diketahui, ada banyak jenis bakteri yang ada di dunia, salah satunya yaitu Streptococcus (strep).

Streptococcus adalah bakteri yang bisa sangat mudah berkembang di lingkungan sekitar, sehingga mudah menyerang siapa saja, terutama anak-anak. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi rinagn pada kulit dan radang tenggorokan. Namun, baru-baru ini diketahui salah satu jenis bakteri, yaitu Streptococcus pyogenes dapat menyebabkan PANDA's syndrome atau infeksi bakteri serius pada anak. 

Memahami Infeksi Bakteri Berbahaya PANDA's Syndrome pada Anak

PANDA's syndrome (Pediatric Autoimmune Neuropsychiatric Disorders Associated with Streptococcus) merupakan gangguan neuropsikiatrik autoimun akibat  bakteri srep. Infeksi bakteri pada anak ini bisa mengubah kepribadian, perilaku, atau perkembangan si kecil.

Infeksi baktaeri pada anak ini kemungkinan berisiko terjadi pada anak-anak yang berusia antara 3 samapi 12 tahun. Dibandingkan dengan orang tua, bakteri strep ini lebih mudah menyerang anak-anak. Anak masih belum mampu memperhatikan kebersihan dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Diketahui penyakit ini dialami oleh anak yang bernama Max yang dulunya sehat dan aktif. Namun, dari usia 3 sampai 8 tahun, berat badannya tidak mengalami kenaikan. Masalah tersebut diikuti dengan perubahan perilakunya yang semakin agresif, suka memukul, dan mudah marah. Bahkan, Max sering mengedipkan mata, mengendus, dan menggeleng-gelengkan kepalanya. 

Setelah diperiksa oleh 15 spesialis kesehatan yang berbeda, dokter memberikan diagnosis yang beragam, seperti gangguan makan, depresi, autisme, gangguan kecemasan, dan sindrom Tourette. Namun, diagnosis tersebut tidak membuat Max menjadi lebih baik. Sampai ia dinyatakan mengalami infeksi bakteri strep yang disebut PANDA's syndrome.

Penyebab PANDA' Syndrome yang Perlu Diketahui

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab sindrom ini. Namun, pada tahun 1994 Susan Swedo, MD, seorang ketua spesialis kesehatan anak dan ilmu pengembangan di National Institute of Mental Health di Bethesdam Maryland, menjelaskan mengenai infeksi bakteri pada anak ini dalam makalahnya. 

Swedo dan rekannya memepelajari anak-anak dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) dan menemukan jenis OCD baru. OCD dijelaskan sebagai perubahan perilaku dan perkembangan anak yang disebabkan oleh infeksi bakteri strep yang menyerang sel-sel sehat di otak. 

Strep dapat masuk ke tubuh dengan mudah dan bersembunyi dengan lihai dari sistem imun. Bakteri tersebut kemungkinan bersembunyi di balik molekul dan jaringan normal tubuh, sehingga tidak terdeteksi oleh sistem imun. 

Apa saja gejala infeksi bakteri strep yang terjadi pada anak ?

Gejala PANDA's syndrome terjadi secara tiba-tiba, yaitu akan timbul sekitar 4 sampai 6 minggu setelah terinfeksi. Gejalanya akan mengganggu aktivitas dan akan memburuk dalam 2-3 hari. 

Beberapa gejala psikologis yang bisa timbul akibat sindrom ini diantaranya yaitu :
  • Mengalami halusinasi
  • Perilaku obsesif kompulsif
  • Suasana hati mudah berubah dan sering berteriak
  • Merasa depresi dan memiliki pikiran untuk bunuh diri
  • Mengalami ketakutan, serangan panik, dan kecemasan
Sedangkan gejala fisik akibat PANDA's syndrome yang kemungkinan bisa timbul yaitu diantaranya :
  • Nyeri sendi
  • Kesulitan tidur
  • Sering ngompol
  • Menolak untuk makan
  • Daya ingat bermasalah
  • Peka terhadap cahaya, suara, dan sentuhan
  • Keterampilan motorik seperti menulis memburuk
  • Hiperaktif dan tidak mampu untuk fokus pada suatu hal
  • Sering melakukan gerakan yang tidak biasa, seperti mengedipkan mata atau menggelengkan kepala
Apakah ada cara pengobatan PANDA's syndrome yang bisa dilakukan ?

Pengobatan PANDA's syndrome yang dilakukan akan fokus untuk menyembuhkan infeksi dan memastikan bahwa bakteri benar-benar hilang dari tubuh. Penderita mungkin akan direkomendasikan untuk mengikuti terapi obat-obatan.

Terapi obat dengan antibiotik bertujuan untuk membunuh bakteri strap. Antibiotik yang biasanya digunakan adalah amoxicillin, azitromisin, atau cephalosporin. Tidak hanya itu, obat antidepresan, seperti fluoxetine, fluvoxamine, sertraline, atau paroxetine juga diperlukan untuk membantu mengurangi gejala psikologis anak. 

Obat-obatan tersebut akan diberikan dalam dosis kecil dan akan meningkat secara perlahan jika diperlukan. Pada kasus parah ketika penderita tidak merespons obat-obatan, maka akan dilakukan pertukaran plasma darah untuk menghilangkan antibodi yang salah dari darah penderita. Prosedur ini juga disebut dengan terapi imunoglobulin intravena. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Memahami Infeksi Bakteri Berbahaya PANDA's Syndrome pada Anak"

Posting Komentar