Waspada! Infeksi Ini Bisa Terjadi Akibat Bakteri di Makeup

Waspada! Infeksi Ini Bisa Terjadi Akibat Bakteri di Makeup,- obatinfeksi.info - Makeup merupakan salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari wanita. Penggunan makeup ini tentu diperlukan untuk mempercantik penampilan dan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Namun, Anda juga harus berhati-hati saat menggunakan makeup. Pasalnya, makeup bisa terkontaminasi bakteri dan menimbulkan beberapa jenis infeksi. Benarkah ?

Berbagai jenis kosmetik merupakan tempat berkembang biak yang sempurna untuk berbagai jenis bakteri, seperti staphylococcus, streptococcus, micrococcus dan E. coli. Bakteri-bakteri tersebut sangat mungkin tumbuh subur di  makeup yang sudah laam digunakan. Karena antibakteri yang terkandung dalam makeup akan mulai rusak 6 bulan setelah pembelian. 



Untuk mengurangi infeksi, University of Kansas Medical Center menyarankan untuk segera membuang maskara setelah 3-4 bulan, foundation setelah 1 tahun, dan eye shadow setelah 2 tahun. Jika Anda terkena infeksi, sebaiknya ganti kosmetik Anda untuk mengurangi kemungkinan kambuh. 

Dan berikut ini beberapa infeksi akibat bakteri di makeup yang bisa terjadi, diantaranya :
  • Jerawat
Jerawat merupakan masalah kulit yang paling umum terjadi akibat penggunaan kosmetik yang terlalu sering. Dermatologist Jeanine Downie, menjelaskan bahwa jerawat ringan atau bahkan masalah jerawat yang lebih berat bisa disebabkan oleh kulit wajah yang sudah terkontamionasi dari bakteri di makeup. 
  • Bintitan
Bintitan atau dikenal juga dengan sebutan timbilan, atau dalam medis disebut hordeolum, merupakan benjolan kecil yang sekilas terlihat seperti jerawat yang ada di dekat bulut mata ataupun kelopak mata. 

Bintitan disebabkan oleh minyak dan kotoran yang menyumbat lubang tempat akar bulu mata. Setelah lubang tertutupi, bakteri akan tumbuh didalamnya dan menyebabkan infeksi. Kelenjar ini juga bisa timbul akibat bakteri di makeup, sehingga akan menyebabkan peradangan, bengkak di area kelopak mata, terkadang juga benjolan mengandung nanah, dan terasa nyeri saat ditekan. 

Untuk mengatasi bintitan, Anda bisa melakukankompres hangat, tetes antibiotik, tetes steroid, suntikan steroid, atau dalam kasus yang parah, harus mealkukan drainase bedah.
  • Konjungtivitis
Konjungtivitis merupakan infeksi pada membran yang melapisi kelopak mata dan sebagian bola mata yang menyebabkan pembengkakan, mata merah, dan nyeri di area mata. Walaupun kondisi ini biasanya menyerang anak-anak, namun orang dewasa yang menggunakan kosmetik juga bisa mengalami konjungtivitis jika bakteri bersentuhan dengan membran. 

Konjungtivitis ini merpakan infeksi, sehingga Anda harus dirawat sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain. Untuk mengurangi risiko terkena konjungtivitis, hindari berbagi kosmetik dengan orang lain dan buang kosmetik mata jika baunya tidak enak. 
  • Blepharitis
Blepharitis termasuk infeksi mata yang menyebabkan peradangan di dasar bulu mata yang menghasilkan belek tebal, lendir berwarna kekuningan seperti nanah yang mengandung banyak bakteri. Jika bakteri staphylococcus mencemari produk kosmetik, maka penggunaan produk tersebut akan memicu perpindahan bakteri ke mata sehingga meningkatkan risiko blepharitis. 

Blepharitis menyebabkan penderitanya mengalami sensitivitas terhadap cahaya, penglihatan kabur, nyeri dan kemerahan pada mata. Konjungtivitis juga bisa terjadi jika bakteri memasuki kelenjar meiobian.
  • Keratitis
Keratitis mikroba atau yang lebih dikenal sebagai infeksi kornea terjadi ketika bakteri bersentuhan dengan kornea. Biasanya kondisi ini terjadi ketika menggunakan lensa kontak yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Jika Anda menggunakan lensa kontak setelah dandan, maka bakteri di makeup bisa menyebar pada salah satu atau kedua lensa kontak. 

Hal ini memungkinkan bakteri menyerang kornea, sehingga menyebabkan mata kering, penurunan penglihatan, kelopak mata membengkak, dan sensitivitas terhadap cahaya. Segera kunjungi dokter jika mata mengalami gejala ini, karena keratitis bisa menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan benar. 

Selain itu, perhatika juga kuas makeup yang digunakan. Bersihkan kuas makeup secara rutin untuk menghindari perkembangan biak bakteri. Pada beberapa orang, bakteri ini mungkin sama sekali tidak berbahaya karena memang bergantung pada kekuatan sistem kekebalan tubuh seseorang dan resistensi seseorang terhadap infeksi bakteri. Walaupun begitu, Anda harus tetap berhati-hati saat menggunakan makeup. Segera hentikan penggunaan makeup tersebut jika Anda merasakan adanya masalah pada kulit Anda. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waspada! Infeksi Ini Bisa Terjadi Akibat Bakteri di Makeup"

Posting Komentar