Cara Mencegah dan Mengatasi Infeksi Setelah Tindik Telinga

Cara Mencegah dan Mengatasi Infeksi Setelah Tindik Telinga,- obatinfeksi.info - Menindik telinga bayi perempuan merupakan tradisi yang sudah lama dilakukan di Indonesia. Bagi wanita, menindik adalah hal yang sudah umum dilakukan. Bahkan bayi wanita sudah mulai ditindik di bagian telinga untuk dijadikan tempat menyimpan anting dan pembeda dengan laki-laki. 

Namun seiring dengan perkembangan zaman, saat ini banyak pergaulan dan trend yang menganggap bahwa penggunaan tindik yang banyak di bagian telinga merupakan hal yang keren. Hal ini memang boleh saja dilakukan, mengingat hidup di negara yang menjungjung tinggi hal asasi manusia. Namun, jika menindik tidak dilakukan dengan benar ditakutkan akan menimbulkan banyak hal yang tidak diinginkan, seperti salah satunya infeksi di telinga.

Infeksi karena menindik biasanya menimbulkan gejala berupa rasa gatal, nyeri, daun telinga berwarna merah, bengkak, keluar cairan, dan bahkan bernanah. Pada beberapa orang, infeksi di telinga juga biasanya akan disertai dengan luka keropeng, namun kondisi ini tidak selalu terjadi. 


Jika terjadi infeksi pada telinga akibat tindik seperti iritasi, maka langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melepas anting-anting yang digunakan. Selanjutnya bersihkan telinga 2 kali sehari menggunakan krim hidrokortison. Atau Anda juga bisa menyembuhkannya dengan menggunakan salep khusus. 

Beruntungnya, infeksi akibat menindik ini biasanya hanya terjadi selama beberapa hari dan bisa diobati dengan mudah. Namun, kondisi ini bisa juga tidak membaik dalam waktu yang lama. Jika sudah begitu, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik oral. 

Cara mencegah infeksi setelah tindik telinga itu sendiri merupakan langkah terpenting yang perlu diketahui. Cara pencegahan pertama yang bisa dilakukan yaitu tentu saja dengan menjaga kebersihan. Setelah menindik telinga, sebaiknya selalu cuci tangan sebelum menyentuh area yang ditindik. hal ini bertujuan untuk menghindari paparan bakteri penyebab infeksi pada area tersebut.

Selain itu, tindikan juga harus dikompres 2 kali sehari selama 2-5 menit. Pengompresan bisa dilakukan dengan menggunakan kain kasa bersih yang telah direndam dengan menggunakan air garam atau larutan garam. 

Kain kasa tersebut berfungsi untuk membersihkan area penindikan dengan lembut. Selain membersihkan area yang ditindik, pastikan juga anting-anting yang akan digunakan sudah steril.

Cara membersihkan anting cukup mudah. Anda tinggal mengelap anting dengan menggunakan pembersih antiseptik seperti alkohol, sabun, dan air. Lakukan pembersihkan setidaknya 1 kali dalam seminggu karena penumpukan bakteri atau kotoran di anting dapat menimbulkan masalah infeksi. Begitu juga dengan kulit mati ataupun ketombe yang terjebak dalam telinga. 

Perlu diketahui, anting yang terbuat dari nikel terkadang bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Sehingga alangkah baiknya jika Anda menggunakan anting yang tidak terbuat dari nikel untukmencegah kemungkinan timbulnya infeksi telinga. Sebagai alternatif pilihan, Anda bisa memilih anting yang berbahan baja anti karat, platina, titanium, atau emas 14 karat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Mencegah dan Mengatasi Infeksi Setelah Tindik Telinga"

Posting Komentar