Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Jamur pada Kulit Wajah

Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Jamur pada Kulit Wajah,- Menjaga kebersihan tubuh merupakan hal penting yang sayangnya masih sering diabaikan. Padahal, menjaga kebersihan tubuh tak hanya sekedar membuat penampilan seseorang menjadi terlihat rapi dan terawat, tetap juga menghindarinya dari berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah infeksi jamur. 

Sebagian besar orang pernah mengalami infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur. Infeksi jamur pada kulit dapat terjadi pada sekelompok usia, pria ataipun wanita, dan merupakan infeksi kulit yang paling umum. 


Infeksi jamur merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Penyakit yang disebabkan oleh jamur ini sebenarnya dapat dikategorikan sebagai penyakit yang tidak terlalu berbahaya. 

Namun, dari sekitar 1,5 juga jenis jamur di dunia, beberapa diantaranya tergolong cukup berbahaya serta dapat mengancam kesehatan seseorang. 

Untuk bagian wajah sendiri, infeksi jamur digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu tinea faciei dan tinea barbae. Yang menjadi perbedaan dari keduanya adalah lokasi infeksinya. Jika tinea faciei terjadi pada bagian wajah yang tidak berambut, sedangkan tinea barbae justru menyerang bagian wajah yang berambut, seperti area alis, kumis, dan juga jenggot. 

Penyebab dan Gejala Infeksi Jamur pada Kulit Wajah

Ada beberapa jenis infeksi jamur yang umum menjadi penyebab infeksi pada wajah, diantaranya adalah Trichophyton Mentagrophytes, Microsporum Canis, dan Trichophyton Rubrum. Umumnya ketiga jenis jauri ni ditularkan melalui binatang berbulu, bak yang dipelihara ataupun binatang liar yang sering ditemukan di jalan. 

Selain itu, penyakit kulit ini juga bisa menular melalui kontak fisik, baik kulit ataupun rambut dengan benda yang sebelumnya telah terinfeksi jamur. Maka dari itu, Anda perlu berhati-hati jika menggunakan sisir, pakaian, ikat rambut, topi, handuk, ataupun benda lainnya yang bersentuhan langsung dengan kulit. Potensi terkena infeksi jamur juga akan lebih besar jika kondisi kulit seseorang terlalu lembab atau sedang mengalami luka. 

Apa saja gejala infeksi jamur pada kulit wajah ?

Infeksi jamur memiliki gejala yang sangat beragam. Bahkan, bisa juga dipengaruhi oleh jenis jamurnya. Tanda dan  gejala infeksi jamur umumnya hampir sama dengan gejala infeksi jamur pada kulit di area lainnya, ayitu berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit yang biasanya terasa kasar, berkerak atau beruntusan, dan dikelilingi oleh bintil atau krusta (luka basah yang sudah mengering). 

Tanda lainnya yang mungkin timbul adalah tekstur kulit yang tidak ratam sedikit meninggi pada tepi bercak. Bercak ini biasanya berbentuk anular atau melingkar. Selain itu, infeksi jamur juga menyebabkan rasa gatal dan panas pada daerah yang terinfeksi. Gejala ini bisa semakin parah ketika terpapar sinar matahari. 

Infeksi jamur paling sering menyerang daerah pipi, selain itu juga bisa menyerang bagian hidung, sekitar mata, dagu, dan dahi. Inefeksi ini juga bisa meneyrang beberapa area sekaligus. 

Itulah beberapa penyebab dan gejala infeksi jamur pada kulit wajah yang perlu diketahui dan diwaspadai. Jika Anda atau kerabat dekat Anda memiliki infeksi jamur pada kulit wajah, maka segeralah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Dokter biasanya akan memberikan obat infeksi kulit wajah akibat jamur yang berupa salep atau krim antijamur. Jika infeksi sudah sangat menyebar, maka dokter dapat meresepkan obat antijamur yang diminum.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Jamur pada Kulit Wajah"

Posting Komentar