Infeksi Tak Kunjung Sembuh? Mungkin Ini Penyebabnya

Infeksi Tak Kunjung Sembuh? Mungkin Ini Penyebabnya,- Menurut Organisasai Kesehatan Dunia (WHO), penyakit infeksi atau penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit. Penyakit ini bisa menyebar secara langsung aatupun tidak langsung dari satu orang ke orang lain. Gejala yang ditimbulkan oleh masing-masing penyakit infeksi dan langkah pengobatannya pun berbeda-beda tergantung mikroorganisme apa yang menjadi penyebabnya.

Untuk mengatasi infeksi, antibiotik merupakan salah satu solusi obat infeksi yang biasanya dipilih. Antibiotik digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Namun sayangnya, pemahaman masyarakat mengenai antibiotik tampak tidak semua benar. Terlebih lagi pemahaman yang menganggap sakit apapun harus mengonsumsi antibiotik tanpa memperhatikan aturan yang benar. Tentu saja hal tersebut merupakan informasi yang keliru. 

Penggunaan antibiotik berlebih ternyata bisa menyebabkan penyakit semakin parah, bahkan hingga menyebabkan kematian. Pasien yang overdosis antibiotik bisa resisten terhadap obat. Dampaknya, penyakit yang dialami tidak kunjung sembuh. 

dulunya, orang bisa sembuh dari penyakit karena mengonsumsi antibiotik. Tetapi begitu ada resisten, penyakit tersebut menjadi sulit atau bahkan tidak bisa disembuhkan. Lalu, bagaimana bisa seseorang mengalami resisten antibiotik ?

Ketika seseorang mengonsumsi antibiotik, maka yang mati bukan hanya bakteri jahat saja, tetapi juga bakteri baik, komposisi flora normal dalam tubuh. Walaupun begitu, yang bersangkutan kemudian sembuh dari sakitnya. 

Namun, beberapa waktu berikutnya, ia akan jatuh sakit lagi dan meminum obat yang sama. Hanya saja kali ini ada bakteri yang tetap hidup meskipun digempur oleh antibiotik, walaupun jumlahnya tak banyak. 

Bakteri yang resisten ini jika dibesarkan 100.000 kali, ternyata ada plasmid didalamnya, dimana antibiotik masuk ke tubuhnya. Molekus di dalamnya saja yang hancur, tetapi bakterinya akan tetap bertahan.

Selain itu, bakteri memiliki hukum alam yang memudahkannya untuk berkembang biak dengan pesat. Jika sudah penuh (memenuhi suatu area dalam tubuh), maka ia tidak beranak pinak, tapi begitu mati semua, maka tidak ada yang menghambat dan beranak pinak. 

Masalahnya, bakteri ini bisa berkembang biak setiap 20 menit sekali, dan semakin kecil ukuran bakterinya, maka mereka akan semakin cepat berkembangbiak. Ini juga berlaku untuk bakteri resisten. Akibatnya, dalam kurun waktu 2-3 hari saja, tubuh sudah bisa dipenuhi oleh bakteri yang resisten. 

Menariknya, resisten antibiotik ini sudah diramalkan oleh Alexander Flemming, ilmuwan terkemuka yang berjasa menemukan penisilin pada tahun 1928, sebagai cikal bakal antibiotik.

Mekanisme resistensi itu terjadi secara alamiah. Jadi, jika penggunaan antibiotik rasional, bijak, dan benar, maka sewaktu-waktu bisa resisten tapi jangkanya agak lama. Jika menggunakan yang tidak jelas infeksinya, dosisnya, maka biasanya resisten akan terjadi lebih cepat, kurang lebih dalm waktu 5 bulan. 

Untuk mencegah dan mengendalikan peningkatan resisten antibiotik ini, maka masyarakat harus bisa memahami penggunaan antibiotik dan menggunakannya secara baik dan bijak. 


Artikel terkait :

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Infeksi Tak Kunjung Sembuh? Mungkin Ini Penyebabnya"

Posting Komentar