Mengenal Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku Actinomycosis

Mengenal Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku Actinomycosis,- Pada sebagian besar kasus, rahang kaku disebabkan oleh kelainan sendi rahang atau temporomandibular disorder (TMD). Namun, pada kasus yang sangat jarang terjadi, hal ini juga bisa disebabkan oleh suatu kondisi yang bernama actinomyocosis. Actinomycosis adalah infeksi bakteri langka yang dapat membahayakan tulang atau otak jika tidak ditangani dengan baik. 

Actinomycosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri spesies actinomyces, seperti A. bovis, A. israelii, A. viscosus, A. odontolyticus. Actinomycosis lebih sering ditemukan di daerah tropis. Walaupun termasuk infeksi bakteri, namun actinomyocosis ini tidak menular karena bakteri penyebabnya tidak bisa hidup di luar tubuh manusia. 



Bakteri jenis ini sebenarnya hidup di hidung dan tenggorokan manusia, tetapi tidak membahayakan. Bakteri actinomyces baru bisa menginfeksi dan menimbulkan gejala ketika mereka berhasil menembus lapisan pelindung rongga tubuh. 

Selain masuk ke dalam sistem tubuh dengan menumpang aliran darah, bakteri juga bisa menyebabkan abses (benjolan berisi nanah) di jaringan tempat mereka singgah. Benjolan abses lebih sering timbul di jaringan rahang yang kemudian menyebabkan rahang kaku dan terasa sakit. 

Selain menyerang area mulut dan rahang, infeksi actinomyocosis juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya, seperti kerongkongan, saluran pencernaan, saluran kemih, dan alat kelamin wanita. 

Biasanya infeksi ini terpusat di satu bagian saja. Namun, bakteri Actinomycosis ini juga bisa berpindah dari satu jaringan tubuh ke jaringan tubuh yang lainnya dengan menumpang aliran darah. 

Diperkirakan sebanyak 75%-95% kasus actinomyocosis tidak serta-merta disebabkan oleh bakteri Actinomycosis itu sendiri. Biasanya infeksi ini mengikuti bakteri lain yang ikut masuk menyerang jaringan tubuh. Itulah sebabnya mengapa actinomyocosis sulit untuk didiagnisus dan butuh pengobatan yang cukup lama. 

Tanda dan Gejala Infeksi Actinomycosis

Tanda dan gejala yang paling umum timbul akibat actinomyocosis adalah kejang otot yang membuat rahang kaku akibat pertumbuhan benjolan abses di jaringan dalamnya, jika menyerang area mulut. Biasanya benjolan itu tidak menyebabkan rasa sakit. Rahang terasa terkunci dan mulut tidak bisa terbuka. 

Gejala lainnya yang bisa timbul diantaranya adalah :
  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Sakit dada
  • Badan terasa ngilu
  • Timbul jaringan parut
  • Penurunan berat badan
  • Merasa tidak enak badan
  • Pembengkakan dan peradangan di bagian tubuh yan terinfeksi
  • Adanya lubang kecil di bagian tubuh yang terinfeksi, disebut dengan fistula. Fistula ini bisa bocor dan mengeluarkan nanah. 

Karena infeksi ini disebabkan oleh bakteri, maka actinomyocosis bisa diatasi dengan pemberian antibiotik yang telah diresepkan dokter, seperti penicilin dosis tinggi. Jika Anda memiliki kondisi alergi terhadap penicilin, maka Anda bisa memilih antibiotik alternatif yang juga telah diresepkan, diantaranya tetracycline, clindamycin, dan erythromycin. Terapi pengobatan actinomyocosis ini bisa dilakukan sampai satu tahun atau lebih.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku Actinomycosis"

Posting Komentar