Waspada! Hubungan Seks Bisa Picu Risiko Cedera Leher Rahim

Waspada! Hubungan Seks Bisa Picu Risiko Cedera Leher Rahim,- Seks atau hubungan intim seharusnya merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pasangan. Namun yang terjadi, terkadang seks justru menjadi pengalaman yang mengerikan, bahkan menimbulkan cedera. 

Mungkin Anda pernah mendengar kasus dimana seorang pria yang penisnya patah saat berhubungan seksaul. Di sisi lain, aktivitas seks yang terlalu bergairah juga bisa membuat perempuan mengalami cerdera berupa memar serviks. Ini merupakan kondisi yang cukup mengerikan. 


Leher rahim yang memar bisa membuat wanita mengalami rasa sakit yang parah, berdarah, dan keram. Selain itu, juga timbul rasa sakit yang berhubungan dengan perut, dan rasa tak nyaman saat berhubungan seks. Gejala tersebut bisa bertahan selama satu minggu. 

Nyeri di perut dan keram bisa dimulai dalam waktu 24-48 jam setelah memar terjadi. Sedangakn pendarahan dapat terjadi saat itu juga. Pendarahan yang terjadi seperti bercak saat periode menstruasi. 

Namun, ada pula yang mengalami pendarahan parah, dan harus segera mendapatkan penanganan dari dokter. 

Lalu, apa yang menyebabkan timbulnya cedera tersebut ?

Sebenarnya kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, teramsuk melahirkan atau saat bayi menendang leher rahim saat ibu hamil. Namun, penyebab umum wanita mengalami memar di serviks adalah saatu berhubungan seks, yaitu saat penis apsangan membentur terlalu keras. 

Arah dan posisi penis membentur pun bisa menyebabkan cedera tersebut. Bahkan, beberapa perempuan memiliki kondisi yang disebut dengan serviks ectropion, biasanya disebabkan saat sel kelenjar di bagian dalam serviks ditemukan dibagian luar, sehingga bisa membuat seks terasa menyakitkan. Mainan seks pun disebut-sebut bisa menyebabkan memar serviks. 


Berbicara mengenai hal ini, terapis seks Louise Mazanti merekomendasikan agar setiap pasangan memastikan adanya rangsangan yang cukup sebelum melakukan hubungans eks. Ia menyebutkan jika banyak wanita yang mengalami rasa sakit yang hebat saat tiba-tiba mengalami penetrasi yang dalam. 

Ia menambahkan, sika serviks rilkes dan terangsang, maka organ tersebut akan terbuka, yang berarti penis bisa menembus serviks dengan mulus. 

Adakah cara yang bisa dilakukan agar serviks tidak memar ?

Jawabannya sederhana, yaitu buah perempuan benar-benar bergairah untuk berhubungan seks. Saat wanita sudah benar-benar bergairah, maka organ intim akan basah. Sehingga dalam kondisi tersebut jaringan terbuka dan rileks serta saraf menjadi lebih sensitif. 

Jaringan yang keras, terjepit, dan terkontraksi lebih mudah memar, dan terasa sakit daripada jaringan lunak. Jadi, janganlah melakukan penetrasi jika perempuan belum bergairah. Pasalnya, hal ini justru akan membuat seks terasa menyakitkan, bukan menyenangkan. 

(sumber : http://lifestyle.kompas.com/)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waspada! Hubungan Seks Bisa Picu Risiko Cedera Leher Rahim"

Posting Komentar