Popok Sekali Pakai Jadi Pemicu Infeksi Saluran Kencing Anak

Popok Sekali Pakai Jadi Pemicu Infeksi Saluran Kencing Anak,- Popok sekali pakai atau diapers memang lebih banyak digunakan karena cukup praktis dan mudah untuk digunakan dan bisa membantu para orang tua yang memiliki bayi dan balita, terutama ketika bepergian. Anak atau bayi bisa langsung buang air kecil atau besar di popok sekali pakai tanpa harus mengotori pakaian atau area di sekitarnya. 

Penggunaan popok seklai pakai memang sangat membantu, namun ibu juga perlu berhati-hati. Pasalnya penggunaan popok sekali pakai jadi pemicu infeksi saluran kencing anak

Infeksi saluran kencing merupakan kondisi dimana adanya infeksi pada ginjal dan saluran kemih. ISK paling sering disebabkan olehkuman Escherchia coli (E. coli), yaitu sekitar 60-80%.

Kuman ini berasal dari saluran cerna. Selain E. coli, ISK juga bisa disebabkan oleh kuman lain, seperti Klebsiela, Proteus, Enterokokus, Enterobakter, dan berbagai kuman lainnya. 

Lalu, mengapa penggunaan popok sekali pakai bisa memicu infeksi saluran kencing anak ?

Dokter anak, Darshak Sanghavi, mengungkapkan bahwa menggunaan popok seklai pakai bisa membuat area intim anak jadi sangat lembap dan hangat, kondisi ini membuat bakteri mudah berkembang biak. Maka dari itu, sangat penting untuk mengganti popok setiap 2 sampai 3 jam atau ketika sudah penuh. Terutama ketika anak buang air besar. Bakteri E. coli di feses bisa masuk dengan mudah ke saluran urin jika tidak segera dibersihkan. 

Ia juga mengungkapkan jika anak perempuan lebih mudah terkena ISK dibadningkan dengan anak laki-laki. Hal ini disebabkan karena anak perempuan memiliki jarak yang lebih pendek antara uretra dan kandung kemih. 

Penelitian juga menunjukkan bahwa anak laki-laki yang tidak disunat memiliki risiko 10 kali lipat lebih besar terkena ISK daripda anak laki-laki yang disunat. Hal ini disebabkan karena bakteri dapat bersembunyi di bawah kulit, sehingga lebih sulit dibersihkan. 

Untuk mencegah timbulnya ISK pada anak di rumah, sebaiknya ikuti panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia berikut ini :
  • Gantilah popok setiap selesai berkemih atau buang air besar.
  • Jika menggunakan popok berbahan asam poliakrilat (disposable superabsorbent diapers) gantilah setiap selesai berkemih atau buang air besar. 
  • Jika menggunakan popok berbahan poliakrilat, ganti sesering mungkin. Sebagai patokan, penggantian ini bisa dilakukan 2-3 jam sekali.
  • Keringkan daerah kemaluan dan anus anak setelah pencucian dan penggantian popok untuk mencegah lingkungan yang baik bagi perkembangan kuman.
  • Ibu juga bisa menggunakan sistem alarm untuk mengetahui perlu tidaknya penggantian popok, misalnya adanya perubahan warna popok jika terkena air kemih. 


Baca juga :

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Popok Sekali Pakai Jadi Pemicu Infeksi Saluran Kencing Anak"

Posting Komentar