Mendeteksi Infeksi Mulut dengan Mengunyah Permen Karet

Mendeteksi Infeksi Mulut dengan Mengunyah Permen Karet,- Siapa yang tidak suka dengan permen karet. Biasanya mereka yang mengunyah permen karet sering membuat gelembung dari permen karet, sehingga mengunyah permen karet menjadi lebih menyenangkan. 

Permen karet adalah permen kunyah yang memiliki ciri khas, yaitu dapat dibuat untuk mengembangkan gelembung. Permen karet memiliki warna yang beragam dan memiliki rasa tertentu. Biasanya permen karet bersifat lengket dan pada saat gelembung terkembang hingga batas tertentu, maka gelembung akan pecah dan mengenai wajah. Hal tersebut terjadi karena permen karet lebih kental dari permen kunyah manapun. 


Diketahui, mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi masalah bau mulut dengan cepat. Namun, manfaat dari mengunyah jenis permen karet ini ternyata lebih dari itu. Dalam sebuah studi, peneliti berhasil mengembangkan permen karet yang dapat melacak bakteri pemicu infeksi di mulut dan gigi. 

Dilansir dari Deutsche Welle, infeksi mulut tidak terdeteksi pada gangguan implan gigi. Sebenarnya kasus infeksi pada mulut sangat jarang terjadi, yaitu antara 1 hingga 5%, namun dampaknya mengkhawatirkan. Penderita seringkali tidak menyadari serangan infeksi pada ruang mulut, karena dengan cangkok gigi, sel saraf sepenuhnya risak. 

Mengamati problema ini, Meinel didukung sebuah tim peneliti dari Univerxitas Wurzburg, Universitas Dusseldorf dan lembaga risert di Berlin dan Jena mengembangkan permen karet khusus. 

Jika mengunyah permen karet buatan tim ini, dan di ruang mulut terdapat infeksi bakteri tersembunyi, maka dalam waktu beberapa menit permen karet ini akan terasa pahit. 

Artikel terkait :


Hal ini dipicu oleh bahan aktif khusus yang ada didalam permen karet yang bereaksi terhadap enzim tertentu yang mengurangi protein. Unsur aktifnya akan memotong enzim tersebut dan melepaskan unsur rasa pahit. Dengan identifikasi rasa pahit, maka pengunyah permen karet dapat menjadwalkan kunjungan ke dokter sebelum infeksi di mulut semakin parah. 

Penemuan baru para peneliti kedokteran Jerman ini juga dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Communication. Dalam uji coba yang dilakukan di rumah sakit Rimini, Italia, ini terbukti bahwa permen karet khusus tersebut mengenali banyak bakteri penyebab infeksi. 

Satu-satunya kelemahan permen karet khusus ini adalah tidak membedakan infeksi ringan atau akut. meskipun begitu, penggunaan permen karet ini diakui sebagai terobosan oleh kalangan ilmuwan Jerman. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mendeteksi Infeksi Mulut dengan Mengunyah Permen Karet"

Posting Komentar