Mengenal Tinea Barbea Infeksi Jamur pada Janggut Pria

Mengenal Tinea Barbea Infeksi Jamur pada Janggut Pria,- Bagi pria, memelihara jenggot atau breweok bukanlah hal yang sulit. Pria dikaruniai hormon yang dapat memicu timbulnya bulu-bulu di wajah. Namun, jangan sekali-kali menyepelekannya, karena jika tidak diperhatikan kebersihannya bisa-bisa jenggot ditumbuhi jamur dan memicu terjadinya infeksi. 

Infeksi jamur yang terjadi di daerah dagu atau daerah jambang biasa disebut dengan Tinea Barbae, yang merupakan salah satu bentuk infeksi jamur dermatofita yang menyerang pada kulit dan folikel rambut. 

Kondisi ini biasanya terjadi pada pria dewasa atau pria yang usianya lebih tua, juga pada mereka dengan pola kebersihan diri yang kurang baik. Selain itu, penyakit ini biasanya dialami oleh mereka yang berhubungan dengan ternak, seperti peternak sapi. 


Tinea barbae biasanya disebabkan oleh jamur dari golongan trichophyton dan microsporum dan dapat ditandai dengan kulit gatal yang tampak seperti kerak. Pada tinea barbae, pada area yang terkena infeksi dapat terlihat melingkar seperti cincin, dengan bagian tengah dari area tampak bersih seperti botak. Infeksi ini juga tampak seperti ketombe, berupa serpihan-serpihan atau kerak berwarna putih yang menempel dan dapat tampak mengelupas dari permukaan kulit yang mengalami kelainan ini. 

Namun, jangan heran ketika tinea barbae muncul dengan warna kebalikannya, yaitu hitam. Hal ini bisa disebabkan karena pangkal rambut yang rusak di kulit. Selain berwarna putih dna hitam, tinea barbae juga sering muncul dengan warna merah yang diseratai dengan pembengkakan ataupun benjolan kecil pada permukaank ulit, dan menyerupai lecet. 

Jika Anda dekat dengan ternak dan terkena tinea barbae, maka segeralah periksakan semua kondisi ternak yang ada di sekitar. Kemungkinan besar ternak tersebut juga mengalami infeksi jamur atau kurap yang kemudian dapat ditularkan ke manusia. Menghilangkan sumber infeksi akan membantu menghentikan penyebarannya. Dengan kata lain, hewan yang terkena infeksi jamur juga harus disembuhkan. 

Untuk pengobatan, kemungkinan dokter akan memberikan sampo khusus serta obat infeksi atau obat antijamur secara bersamaan, karena jika hanya menggunakan sampo, kemungkinan tidak cukup efektif untuk mengatasinya. Obat yang diberikan disesuaikan dengan kondisi yang dialami penderita, dan kemungkinan perlu diberikan secara intensif, mulai dari 4-12 minggu. 

Bagi Anda yang ingin menghindari infeksi jamur ini, sebaiknya lakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan kulit sekitar janggut. Cuci janggut setidaknya satu bulan sekali menggunakan sampo. Hindari menggunakan sisir, handuk, dan topi secara bergantian dengan orang lain. 

Jangan biarkan bagian janggut dalam kondsii basah terlalu lama. Seger akeringkat setiap habis mandi atau pada saat terkena air. Area janggut yang tetap kering dan bersih dapat membantu menghindari area tersebut dari perkembangan jamur. 

Selain itu, perhatikan pula kebersihan pakaian, seperti baju, handuk, dan seprai. Ganti secara berkala dan cuci dengan menggunakan air hangat. Perhatikan pula tempat menjemur yang aman. Jangan sampai terjangkau hewan ternak atau tempat-tempat yang berpotensi terkena kuman. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Tinea Barbea Infeksi Jamur pada Janggut Pria"

Posting Komentar