Mengetahui Perbedaan Gejala Alergi dengan Infeksi

Mengetahui Perbedaan Gejala Alergi dengan Infeksi,- Tidak sedikit ibu yang langsung mendiagnosis anaknya mengalami alergi protein susu sapi setelah mengetahui pipinya kemerahan atau timbul bintik-bintik merah setelah minum susu. Namun, sebaiknya ibu mengetahui terlebih dahu gejala-gejala alergi sebelum mendiagnosanya.


Alergi terjadi akibat gangguan sistem kekebalan tubuh yang abnormal. Anda harus bisa mengenali gejalanya, karena gejala alergi tidak selalu timbul kemerahan pada kulit. Terdapat banyak gejala alergi yang perlu diketahui. Karena, alergi juga bisa menyebabkan timbulnya gangguan saluran pencernaan dan gangguan pernapasan. 

Alergi yang timbul pada kulit biasanya ditandai dengan dermatitis, urtikaria, angioederma, atau bengkak di kelopak mata dan bibir. Sedangkan yang mengenai saluran pernapasan, maka alergi akan menimbulkan asma, hidung berair, bersin, batuk kronis dan tidak disertai dengan demam. Sedangkan yang menyerang saluran cerna akan membuat anak kolik, muntah, diare berdarah, konstipasi, dan gumoh. 

Sayangnya, banyak orangtua yang cukup sulit untuk membedakan antara gejala alergi dan infeksi. Banyak anak-anak alergi namun justru dikira batuk dan pilek karena infeksi. Gejala alergi dan infeksi jelas berbeda. Umumnya gejala alergi tidak disertai dengan demam tinggi yang mengganggu aktivitas anak.

Sedangkan, jika anak mengalami infeksi pasti akan disertai dengan demam, meler, batuk, ingusnya kental dan terjadi sepanjang hari. Sedangkan alergi tidak disertai demam, dan melernya pun hanya terjadi pada malam menjelang pagi.

Baca Juga :

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengetahui Perbedaan Gejala Alergi dengan Infeksi"

Posting Komentar