Kebiasaan Menggigit Kuku Bisa Menyebabkan Infeksi

Anda pasti pernah melihat seseorang yang memiliki kebiasaan menggigit kuku. Atau justru Anda juga memiliki kebiasaan tersebut ? Namun, alangkah baiknya jika Anda menghentikan atau mengingatkan rekan yang memiliki kebiasaan tersebut untuk menghentikannya. Pasalnya, kebiasaan menggigit kuku bisa menyebabkan infeksi dan berbagai bahaya lainnya.

Dampak Kebiasaan Menggigit Kuku Bisa Menyebabkan Infeksi


Menurut studi Operasi Learning Principles Applied to Nail Biting yang dilakukan oleh Terry M. Mc Clanahan, kebiasaan menggigit kuku terjadi 28%-33% pada anak usia 7-10 tahun, 44% remaja, 12%-29% pada dewasa muda, dan 5% pada dewasa tua. 

Tangan dan kuku merupakan sarang kuman, bakteri, virus, atau jamur. Maka dari itu, kebiasaan ini harus segera dihentikan karena bisa membahayakan kesehatan, salah satunya infeksi.

Ketika gigi melakukan kontak intens pada kuku dan jari, kemungkinan bakteri patogen dalam mulut bisa menyebabkan infeksi. Salah satunya jenis infeksi paronychia, infeksi ini disertai dengan pembengkakan, nyeri, kemerahan, dan benjolan bernanah.

Parahnya lagi, berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopaedics, menggigit kuku kronis dapat menyebabkan radang gusi. 

Kebiasaan menggigit kuku juga bisa menyebarkan virus didalam perut. Ada banyak bakteri yang terjebak pada kuku. Menggigitnya sama saja dengan memasukkan kuman ke dalam mulut. Virus yang masuk bisa menyebabkan flu, bahkan infeksi perut. 

Selain itu, kebiasaan menggigit kuku bisa menimbulkan peradangan pada jari. Komposisi kimia yang terkandung didalam air liur dapat merusak kulit ujung jari. Alhasil, nantinya akan timbul seperti sisik pada ujung jari.

Baca Juga :

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kebiasaan Menggigit Kuku Bisa Menyebabkan Infeksi"

Posting Komentar