Mengenali Honeymoon Cystitis, Infeksi pada Pengantin Baru

Mengenali Honeymoon Cystitis, Infeksi pada Pengantin Baru,- Bagi pasangan pengantin baru, bulan madu merupakan momen yang sangat membahagiakan. Dimana keduanya akan menghabiskan banyak waktu hanya berdua. Namun, agar tidak merusak suasana bahagia, sebaiknya Anda mewaspadai penyakit honeymoon cystitis, atau disebut juga infeksi pada penganting baru. 

Disebut honeymoon karena penyakit ini paling sering terjadi pada masa bulan madu, dimana pasangan baru pertama kali melakukan hubungan seksual. Pada wanita yang baru menikah perlu mewaspadainya. 


Penyakit ini merupakan peradangan saluran dan kandung kemih akibat infeksi atau iritasi yang terjadi pada saat berhubungan intim. Sederhananya, ini sejenis infeksi organ intim wanita. Rasanya perih karena ada peradangan di saluran kemih bagian bawah. Frekuensi buang air kecil meningkat, disertai rasa seperti terbakar. Warna urine pun menjadi keruh, bahkan bisa merah. Nyeri yang dirasakan sampai tulang pubis. 

Penyakit ini sering terjadi ketika pertama kali berhubungan intim. Adanya gesekan kasar pada organ intim menimbulkan infeksi. Selain itu, penyakit ini juga disebabkan oleh bakteri eschercia coli. Bakteri yang hidup di usus besar dan tertekan masuk ke saluran kencing. Perpindahan ini bisa disebabkan jari yang tidak bersih saat mencuci organ intim. Atau bisa juga organ intim yang tidak dibersihkan setelah berhubugan intim. 

Wanita yang mengalami gejala honeymoon cystitis bisa melakukan pengobatan dengan minum jus cranberry atau mengambil obat pereda rasa sakit. Cystitis disebabkan oleh bakteri harus diobati dengan resep antibiotik. 

Cystitis tidak akan sembuh tanpa pengobatan antibiotik, meskipun gejalanya bisa dikurangi dengan pengobatan rumahan. Namun, jika infeksi saluran kemih ini tidak diobati maka bisa memicu masalah kesehatan yang serius. Infeksi bakteri ini bisa menyebar ke ginjal yang menyebabkan kerusakan jaringan disfungsi saluran kemih yang serius. 

Walaupun begitu, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya honeymoon cystitis, seperti diantaranya :
  • Cek kondisi kandung kemih
Pastikan kandung kemih kosong sebelum ataupun setelah berhubungan seksual. Berkemih atau buang air kecil setelah berhubungan merupakan salah satu metode pencegahan yang sederhana seklaigus efektif. Dengan berkemih, bakteri akan ikut terbawa keluar bersama urin. 
  • Tubuh tetap terhidrasi
Perbaiki status hidrasi dengan minum air putih banyak, yaitu sekitar 8-10 gelas perhari. 
  • Menjaga kebersihan organ intim
Ini merupakan halyang penting. Usahakan untuk menggunakan antiseptik dengan pH seimbang untuk strelisasi. 
  • Konsultasi ke dokter
Untuk perawatan lanjutan, konsultasikan dengan dokter Anda. Dokter akan memberi pertimbangan sejauh mana dan seberapa parah infeksi yang dialami oleh pasangan. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenali Honeymoon Cystitis, Infeksi pada Pengantin Baru"

Poskan Komentar