Risiko Penularan Infeksi Rentan Terjadi Di Pesawat Terbang

www.obatinfeksi.info,- Ketika akan bepergian, kita harus mewaspadai penularan berbagai infeksi virus dan bakteri, terutama jika melakukan perjalanan ke luar negeri dan bertemu dengan banyak orang. Tentu hal tesebut bisa menjadi salah satu jalan dimana infeksi bisa menular.

Biasanya, ketika akan bepergian jauh, khususnya ke luar negeri, kita sering memanfaatkan alat transportasi udara untuk sampai ke tempat tujuan. Selain dapat dengan mudah mengakses daerah-daerah yang berjarak jauh, penggunaan transportasi udara juga banyak diminati karena dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan. 




Namun, disamping semua kemudahan tersebut, ternyata risiko penularan infeksi rentan terjadi di pesawat terbang. Menurut dokter spesialis telinga,hidung, dan tenggorokan dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, dokter Jeeve Kanagalingam, menyebutkan bahwa penularan infeksi saat bepergiaan sebenarnya sangat rentan terjadi di dalam pesawat terbang.

"Kebanyakan orang terjangkit kuman di dalam pesawat, kalau udara dalam pesawat tidak bersih," kata Jeeve.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh The Journal of Environmental Health Research, kelembaban udara dalam kabin yang rendah dapat membuat sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga rentan terinfeksi kuman ataupun virus. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa kemungkinan tertular penyakit flu di pesawat lebih dari 100 kali lipat dibandingkan dengan di darat.

Baca Juga : Obat Infeksi Radang Panggul Wanita

Sedangkan The Wall Street Journal mengutip sebuah penelitian yang menemukan bahwa peningkatan risiko terkena flu bisa meningkat hingga 20% jika melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.

Untuk mencegah risiko penularan infeksi, Jeeva menyebutkan sebaiknya menggunakan masker. Jika ada salah satu penumpang yang flu atau membawa virus alin, maka bisa mudah menular melalui udara. Selain itu, cuci tangan dengan antiseptik sebelum ataupun sesudah makan dan setelah dari toilet. Bakteri yang tidak terlihat bisa saja beada di kursi pesawat.

Penggunaan obat kumur juga diperlukan untuk menjaga kesehatan mulut. Obat kumur bermanfaat untuk mengurangi penularan infeksi di mulut. Hal tersebut dinilai efektif untuk mencegah penularan cirus ataupun bakteri dari seseorang ke orang lain ketika melakukan perjalanan.

Menjaga kesehatan dan kebersihan didalam pesawat terbang bukan hanya sekedar mencegah penularan infeksi seperti flu, namun juga mencegah risiko penularan infeksi yang bisa menyebabkan kematian, seperti MERS-CoV dan ebola.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Risiko Penularan Infeksi Rentan Terjadi Di Pesawat Terbang"

Posting Komentar